Rabu, 01 Oktober 2014

Ranah Biru Darussalam

            Suasana subuh pun mulai menghangati dinginnya pagi di Darussalam ini, aku terbangun oleh sesosok orang yang tinggi dan kekar ya siapa lagi kalau bukan pembimbingku Kang Rohman Mulyadi. Dengan suara yang lantang ia membangunkan temanku yang sedang tertidur pulas di atas hamparan kasur yang empuk. Aku terbangun dengan raut muka yang kusam aku hengkang dari kasur ini dan beranjak ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.
            Dengan serentak aku berangkat menuju masjid Robi'ah al adawiyyah dengan membawa satu set Shalat. Aku berjalan seolah olah kami bermimpi karena kami masih mengantuk dan ingin tidur kembali tapi, perintah allah tak boleh di langgar oleh karena itu, aku paksa diriku untuk bangun dari rasa malas ini. Tak sadar aku sudah sampai di masjid, ku hamparkan sejadah dan akupun mengambil posisi duduk tidur.
             Tak lama setelah itu suara iqomat pun berdendang, aku pun langsung berdiri untuk shalat shubuh. Setelah itu masih ada kegiatan yang harus aku penuhi yaitu kuliah subuh. Dengan kesal yang bercampur aduk, aku paksakan kembali untuk berangkat kuliah shubuh ini. Meskipun dingin ini menusuk diriku seakan angin ini meniupku untuk kembali di hamparan kasur nan empuk itu tapi, aku lawan angin itu dengan semangat ku yang tak pernah padam

( to be Continued )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Design by : Boedy Acoy | copyright@2010 | Support by : Blogger